Sabtu, 31 Januari 2015

Emak'e Kuaci

Emak'e Kuaci. Senantiasa menatap kepada satu arah, mengikuti ke arah mana matahari pergi. Setiap pagi, setiap hari, Emak'e Kuaci selalu mengharapkan kehadiran matahari, untuk ditatap kemanapun ia pergi, meski dengan pengharapan yang belum bisa dimengerti. Untuk apa memiliki pengharapan dengan menatap kehadiran matahari. Sementara, bukankah matahari menyinari seluruh isi bumi? Emak'e Kuaci selalu menatap matahari, begitu katanya. Tetapi hanya bunga matahari yang menunduk ketika matahari pergi, menjaga diri dengan pengharapan penuh matahari akan datang kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar