Minggu, 11 Januari 2015

Mengandung Menclek

Ini Menclek
Suatu hari hidup mempertemukanmu pada seseorang yang tidak pernah kamu duga. Dia yang menggembirakan dan menyenangkan. Kemudian sejak saat itu, kamu mencari tau lebih banyak tentangnya.
Kekagumanmu pada ciptaan Tuhan yang satu itu tidak pernah habis. Tapi kamu mungkin tidak pernah sadar tentang satu hal, apa alasan dia hadir dalam hidupmu.
Bersamanya, kamu tidak ingin diganggu, tidak ingin disentuh oleh orang lain. Kamu mendekapnya begitu erat karena terlalu larut dalam ketakutan jika dia pergi.
Kenapa dia seolah-olah bisa membuat hati sebentar-sebentar berbunga-bunga, sebentar-sebentar gundah, sebentar-sebentar lelah, sebentar-sebentar semangat, sebentar-sebentar tertawa, sebentar-sebentar kecewa?
Lalu, ketika kamu tau dia bukan milikmu, kamu tidak rela membiarkannya pergi. Seberapa kuatpun kamu berpura-pura tegar, perasaan itu tidak mampu kamu atasi.
Bukan mudah melepaskan seseorang, apalagi melupakan fakta bahwa kalian meski belum pernah bersama. Ketika dia benar-benar pergi, lagi-lagi kamu hanya bisa bertanya dalam hati, "kenapa dia harus hadir, jika pada nantinya dia tetap pergi?" eng...inggg...eng....

Menclek to...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar